Islam Memudahkan, Tapi?

Seringkali saya mendengar kata-kata “agama itu memudahkan”, bahkan saya sendiri sering ditegur dengan kata-kata seperti itu. Jujur, sangat sedih saat mendengar ucapan seperti itu tapi hanya dengan menyalahkan mereka saja adalah kesalahan. Mereka berlaku seperti itu mungkin karena masih belum memahami secara menyeluruh tentang Islam. Saya sendiri juga masih belajar, tapi dalam perkara ini saya sedikit memahami apa yang dimaksud dengan “Islam itu memudahkan”.

Ya, ucapan “agama itu mudah” lebih sering digunakan dengan tujuan bukan untuk memuji Islam atau memuliakan Islam, tapi lebih kepada pembenaran perbuatan mereka yang menyelisihi syariat Islam atau mentolerir dirinya untuk berbuat sesuai keinginannya tanpa dilandasi keridha-an Allah subhanu wata’ala.

Islam datang memang untuk memudahkan bukan untuk menyulitkan. Frase “agama itu mudah” sendiri terdapat dalam perkataan Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya agama (Islam) mudah, tidak ada seorang pun yang hendak menyusahkan agama (Islam) kecuali ia akan kalah. Maka bersikap luruslah, mendekatlah, berbahagialah dan manfaatkanlah waktu pagi, sore dan ketika sebagian malam tiba” (HR. Bukhari, dan pada sebuah lafaz Bukhari disebutkan, “Sederhanalah, sederhanalah niscaya kalian akan sampai“)

Kata-kata Rasulullah tersebut mengandung makna yang cukup mendalam. Untuk memahaminya, kita membutuhkan ulama untuk mensyarah hadits ini. Perlu diingat, kita akan selalu membutuhkan guru untuk memahami ilmu dari luasnya ilmu yang terdapat dalam agama ini. Jadi, bisa dipahami kenapa Allah mewajibkan kita sebagai muslim untuk menuntut ilmu agama. Memang, melakukan kesalahan karena ketidaktahuan itu tidak salah, tapi ketidaktahuan karena tidak adanya usaha untuk mencari tahu itu adalah dosa. Bahkan, sebenarnya tidak ada lagi alasan bahwa kita tidak tahu.

Imam Nawawi rahimahullah dalam Bab “Al-Qasdu fii al-‘Ibadah” hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu “Sesungguhnya agama ini mudah”. Maksudnya adalah bahwa agama yang dengannya Allah Subhanahu wa Ta’ala mengutus Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, yang dengannya manusia beriman dan beribadah kepada Rabb mereka, adalah agama yang mudah. Hal ini sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

“Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu…”(QS. Al-Baqarah: 185)

“Allah tidak ingin menyulitkan kamu…” (QS. Al-Maidah: 6)

Semua nash-nash di atas menunjukkan bahwa agama ini mudah, baik dalam akidah maupun amalan. Memang demikian adanya. Tapi, sering kali terdapat kekeliruan sebagian dari umat Islam dalam memahami amalan dalam Islam. Syariat Islam seringkali dianggap sebagai sesuatu yang menyulitkan bahkan menakutkan. Padahal, syariat Islam itu sesungguhnya mudah, dan jika diterapkan secara sempurna maka Islam yang rahmatan lil ‘alamin itu akan terwujud di bumi ini.

Allah Subhanahu wa Ta’ala menyatakan bahwa dien yang disyariatkan kepada hamba-hamba-Nya bukan untuk menyulitkan mereka,

Dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan.” (QS. Al-Hajj: 78)

Sabda Beliau, Maka bersikap luruslah maksudnya adalah tetaplah mengerjakan ajaran Islam sesuai dengan ketentuan, dan benar. Hal ini sebagaimana firman Allah:

فَاسْتَقِمْ كَمَا أُمِرْتَ وَمَن تَابَ مَعَكَ وَلاَ تَطْغَوْاْ إِنَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu.” (QS. Huud: 112)

Ayat “Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar” yakni tetaplah kamu berada di atas ajaran Islam, jangan malas mengerjakannya atau meremehkannya. Sedangkan ayat “sebagaimana diperintahkan kepadamu” yakni sesuai yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, tidak melewati aturan dan tidak menambah-nambah ataupun mengurang-ngurangi.

Sabda Beliau, Berbahagialah yakni berbahagialah dengan pahala yang Allah janjikan, dan Dia tidak pernah mengingkari janji. Dengan mengingat-ingat janji Allah, akan membuat seserang semakin semangat dan ringan mengerjakan amal salehi.

Sabda Beliau,Manfaatkanlah waktu pagi, sore, dan ketika sebagian malam tiba yakni usahakanlah selalu mengerjakan ibadah pada saat-saat kuat dan semangat mengerjakannya yaitu di waktu pagi, petang, dan sebagian malam.

Islam memudahkan karena ia sesuai dengan fitrahnya manusia. Allah menurunkan aturannya untuk bisa dijalankan manusia. Tidak mungkin aturan tersebut tidak bisa dijalankan atau dilaksanakan manusia padahal aturan tersebut memang ditujukan Allah pada manusia. Seluruh ajaran Islam sudah terbukti dapat dilaksanakan oleh manusia, bahkan melahirkan peradaban yang maju ketika Islam itu benar-benar dilaksanakan secara sempurna. Hal ini bisa kita lihat di masa kepemimpinan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam, para sahabat, hingga masa tabi’in dan salafus saleh.

Islam mampu menyelesaikan semua permasalahan manusia hingga manusia bisa merasakan kehidupan yang aman, nyaman, damai dan sejahtera. Adanya penilaian subjektif, prasangka buruk, dan pemikiran busuk lah yang menyebabkan orang-orang menjadi takut dengan Islam itu sendiri. Mereka yang tidak paham mudah sekali melontarkan komentar yang buruk terhadap syariat Islam. Tapi, itu memang karena ketidakpahaman mereka. Maka, sudah menjadi tugas umat Islam yang paham untuk meluruskan pandangan mereka.

Propaganda yang dilancarkan untuk menjatuhkan Islam yang  membuat syariat Islam terlihat menyulitkan dan menakutkan harus dikalahkan. Tetap semangat menyampaikan kebenaran, meski seringkali komentar yang menjatuhkan yang didapatkan. Semoga tetap istiqamah di jalan-Nya. Aamiin.
Referensi:

https://muslim.or.id/21675-kemudahan-agama-islam.html

Iklan

Memahami Apa yang Terjadi di Dunia ini

Mungkin sulit memahami kenapa dunia makin hari makin kacau, ketegangan makin hari kian terasa. Selalu saja ada permasalahan yang muncul, bertubi-tubi. Dulu, sebelum aku memiliki perspektif seperti sekarang ini, aku pun menyadari bahwa kerusuhan itu sudah ada, tidak ada habisnya, hilang satu muncul lagi seribu masalah. Makanya aku berpikir untuk apa terlalu memikirkan hal itu, masalah yang ada tidak akan pernah ada habisnya, lebih baik memikirkan diri sendiri. Ya, itu pemikiranku dulu sebelum aku belajar tentang berpikir politis.

Banyak teori yang mencoba menjelaskan tentang konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia. Sebaiknya kita mulai menambah pengetahuan kita untuk memahami konflik yang terjadi saat ini secara global, termasuk kekacauan yang terjadi di Indonesia. Seseorang harus memahami apa yang terjadi agar kita tidak terjebak pada mudahnya menyudutkan sesuatu yang belum kita ketahui.

Sadar atau tidak, kebanyakan dari manusia akan mengecam sesuatu yang tidak dipahaminya. Hal ini sudah terjadi sejak berabad-abad lalu. Kita juga sudah berulangkali mendengar perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan Islam. Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam dan sahabatnya saat menyampaikan Islam kepada kaum Quraisy tidak terlepas dari ejekan, hinaan bahkan boikot yang menyebabkan pada melayangnya nyawa sejumlah orang. Mereka menganggap apa yang disampaikan Rasulullah sebagai sesuatu yang mengada-ada dan pada akhirnya mereka mencap Rasulullah sebagai orang gila. Dari sini, kita bisa mengambil ibrahnya, Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wassalam yang bahkan dijamin terpelihara oleh Allah subhanahu wa ta’ala saja mengalami hal semacam itu, apalagi kita yang hanya manusia biasa.

Robert Huntington dalam karyanya The Clash of Civilization mengeluarkan teori mengenai konflik yang terjadi di berbagai belahan dunia pasca Perang Dingin. Ia berpendapat bahwa pasca Perang Dingin, dunia akan lebih banyak didominasi oleh dinamika politik yang disebabkan oleh benturan peradaban (kultural) alih-alih konflik yang disebabkan oleh nasionalisme.

Teori ini ternyata telah memancing reaksi dari berbagai kalangan, karena ia mengatakan bahwa secara umum di antara peradaban yang berbenturan tersebut adalah peradaban Barat dan peradaban Islam, bahkan dikatakan bahwa Islam menjadi penghambat demokrasi. Merujuk pada teori ini, banyak orang yang melihat penumpasan terhadap terorisme terlebih setelah peristiwa 11 September 2001 (pengeboman menara WTC di New York) merupakan  pertempuran antara Peradaban Barat dan Peradaban Timur (Islam).

Banyak ahli menganggap karya Huntington ini tendensius, ahistoris, mengada-ada, terlalu primordial dan sangat naif. Mereka menganggap di dunia yang semakin maju, pemikiran Huntington justru terlempar jauh ke belakang seribu tahun. Hal ini juga disebabkan oleh apa yang mereka lihat berdasarkan realita yang ada yang menunjukkan bahwa berbagai perseteruan yang terjadi di dunia disebabkan oleh perebutan kekayaan alam, minyak, senjata dan sebagainya. Walaupun Barat menyerukan perang melawan teroris Islam, tapi ujung-ujungnya mereka mencengkramkan kekuasaannya hanya untuk mendapatkan kekayaan. Mereka lebih suka menyebutnya sebagai pertentangan antara para kapitalis dan para buruh yang telah dijajah hidupnya.

Mereka, para ahli tersebut boleh saja mengatakan pendapat Huntington tersebut sebagai pendapat yang mengada-ada, naif, primordial dan sebagainya. Namun, jika diteliti lebih lanjut maka kita bisa melihat bahwa memang telah terjadi perang peradaban.

Banyak pendapat para ahli yang menyatakan bahwa Barat berada dalam ketakutan (coba saja cari tesisnya). Menurut kacamata Barat, Islam dinilai sebagai agresi dan ancaman. Mereka takut akan adanya kebangkitan Islam. Ketakutan-ketakutan mereka inilah yang menyebabkan mereka melangkah dengan melancarkan stereotip-stereotip (penyifatan suatu golongan yang didasarkan pada prasangka yg subjektif dan tidak tepat) terhadap Islam, yaitu Islam fanatik, ekstrimis, fundamentalis, militan dan sebagainya, kemudian menekan kelompok yang dilabeli dengan label yang “menakutkan” sementara itu, mereka memberikan penghargaan sedemikian rupa pada kelompok lainnya yang dilabeli dengan label yang dianggap lebih mulia seperti Islam moderat, toleran, dan sebagainya. Ya, ini metode pemecah belah yang efektif. Pada akhirnya, Islam yang ditakuti dengan kebangkitannya menjadi sibuk menghadapi perpecahan dari dalam.

 

Pernyataan “Islam bukan Arab” yang Menyesatkan

Pernyataan Islam bukan Arab patut untuk dikritisi. Pernyataan ini merupakan bentuk kekeliruan dan ketidakpahaman terhadap ajaran Islam itu sendiri yang menyebabkan ketidakmampuan dalam memahami Islam dengan benar apalagi untuk membedakan mana ajaran yang berasal dari Islam dan mana yang berasal dari budaya Arab.

Pernyataan Islam bukan Arab sudah berulang-ulang kali dilontarkan oleh pihak yang seringkali meneriakkan kata-kata toleransi yang pada hakikatnya merupakan virus berbahaya yang berasal dari paham sekulerisme. Virus yang siap menggerogoti umat Islam yang tidak memiliki daya tahan dalam menahan pemahaman yang keliru dan menyesatkan.

Kaum sekuler pada hakikatnya sangat berbahaya bagi persatuan umat Islam dan perjuangan umat Islam dalam memperjuangkan Islam. Mereka berupaya untuk menjauhkan Islam dari urusan kehidupan. Islam dikerdilkan dengan menjadikannya sebagai ajaran yang yang digunakan untuk mengurusi urusan ibadah kepada Sang Pencipta saja, sedangkan untuk urusan kehidupan, seperti dalam hal ekonomi, pendidikan, pergaulan dan sebagainya agama tidak diperbolehkan untuk ikut campur. Sehingga setiap peraturan yang ada di negara ini seringkali bertentangan dengan Islam. Seperti peraturan dalam pengurusan Sumber Daya Alam yang di dalam Islam seharusnya digunakan untuk kesejahteraan rakyat, pengurusannya tidak boleh diserahkan pada perorangan atau swasta bahkan pada asing, di negara ini justru diserahkan pada asing. Ini hanya lah salah satu peraturan yang bertentangan dengan Islam, jika dikaji maka hampir semua aturan yang ada sangat bertentangan dengan Islam.

Kaum sekuler juga telah melakukan pelabelan orang secara sembarangan dengan menyatakan bahwa orang-orang yang mengikuti ajaran Islam sesuai dengan al-Quran dan Sunnah Rasulullah sebagai orang yang keArab-araban atau orang yang membebek pada Arab. Pelabelan seperti ini berpotensi besar untuk memecah-belah kesatuan kaum Muslim dan ini bisa jadi merupakan bentuk politik belah-bambu atau stick and carrot yang memang merupakan strategi penjajah untuk melemahkan kaum Muslim. Antar umat Islam akan dipecah-belah melalui isu kedaerahan, ada Islam Nusantara, Islam Arab, Islam Eropa, dan sebagainya. Sebagaimana diketahui, mereka juga telah berupaya melakukan pengkotakan terhadap kaum Muslim melalui pelabelan Islam radikal, moderat, fundamental, ekstrimis dan sebagainya.

Kita sebagai umat Islam harus menyadari bahwa begitu banyak upaya yang dilakukan oleh musuh-musuh Islam agar kita teralihkan dari perjuangan kita untuk menegakkan Islam, termasuk dengan frase “Islam bukan Arab” ini. Sebagian umat Islam yang menyadari ini adalah bentuk kekeliruan dalam berpikir bisa saja akan terpengaruh dengan teralihkannya energi mereka yang seharusnya fokus dengan perjuangan Islam menjadi sibuk dengan segala macam bentuk provokasi. Misalnya malah menyerang pribadi orang tertentu yang tidak seharusnya dilakukan karena bisa jadi memancing masalah lain yang akan menguras energi, seperti sibuk saling lapor.

Kita seharusnya mengkaji hal yang menjadi akar permasalahan ini, yaitu penyebab utama dari masalah saat ini, mulai dari penistaan agama, pelecehan ulama hingga merendahkan keputusan MUI yang notabene merupakan lembaga resmi perwakilan kaum Muslim. Dengan mengetahui akar permasalahan bahwa sesungguhnya hal ini wajar terjadi akibat Islam tidak digunakan sebagai hukum tertinggi dalam mengurusi urusan kehidupan, maka sudah seharusnya kita fokus pada perjuangan untuk menegakkan Islam. Perjuangan untuk menyegerakan tegaknya hukum-hukum Allah SWT di tengah-tengah manusia.

Tegaknya hukum Allah SWT di muka bumi inilah yang sejatinya dibutuhkan umat saat ini. Tegaknya hukum-hukum Allah SWT akan memberikan keadilan yang hakiki. Al-Qur’an pun akan terjaga kesuciannya dari segala bentuk penghinaan dan penistaan. Dan para ulama juga akan terjaga kehormatannya serta kesejahteraan akan dirasakan oleh kaum Muslim dan juga bagi yang lainnya, karena pada hakikatnya Islam itu rahmatan lil ‘alamin, rahmat bagi seluruh alam.
Mari kita senantiasa meluruskan tujuan kita semata-mata karena Allah SWT. Dan kita gunakan energi yang telah dianugerahi Allah SWT kepada kita untuk melangkah dalam perjuangan agar diterapkannya hukum-hukum Allah SWT melalui institusi Khilafah Rasyidah minhajin nubuwwah. Khilafah lah sejatinya yang bisa menerapkan Islam secara keseluruhan. Khilafah adalah milik seluruh kaum Muslimin dan menjadi kewajiban seluruh kaum Muslimin di dunia untuk segera menegakkannya.

M.N

Kemaksiatan Anda Berpengaruh Terhadap Jamaah Dakwah

Bagaimana mungkin sang dokter bisa mengobati penyakit sedangkan ia sendiri tidak mengetahui penyakit apa yang diderita pasien, bagaimana mungkin bisa menyembuhkan penyakit tersebut jika obat yang diberikan itu salah dan tentunya akan sangat sulit untuk menyembuhkan penyakit umat sementara diri sendiri juga sedang dilanda penyakit. Jamaah dakwah diibaratkan seperti dokter. Dokter yang mengobati penyakit yang ada di tengah-tengah umat, yaitu dokter umat. Kemaksiatan dalam tubuh jamaah sedikit banyaknya akan memberikan pengaruh pada jamaah dakwah, sekecil apapun kadar kemaksiatan itu.

Allah SWT berfirman:

“Peliharalah diri kalian dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kalian. Ketahuilah oleh kalian bahwa Allah itu amat keras siksaNya” (QS. al-Anfal [8]: 25)

Kemaksiatan seseorang mampu memberikan pengaruh buruk terhadap seluruh bagian dari jamaah, atau menjadi faktor kehancuran dan malapetaka bagi yang lainnya dalam jamaah.

Kemaksiatan itu bisa dalam bentuk kemaksiatan yang tampak secara kasatmata dan bisa juga dalam bentuk kemaksiatan batin yang tidak terlihat. Bisa jadi kelalaian dalam beribadah akan berpengaruh pada eksistensi barisan dakwah. Semisal kemalasannya dalam qiyamullail dan tilawah, atau tidak disiplinnya dalam dzikir pagi-petang dan shalat berjamaah. Hal ini sedikit banyaknya akan melunturkan izzah pengemban dakwah.

Peristiwa Perang Uhud dapat menjadi rujukan, yang merupakan salah satu peristiwa dimana kemaksiatan sebagian jamaah berperan utama terhadap malapetaka seluruh jamaah yaitu kekalahan pasukan Muslim.

Sebanyak tujuh puluh sahabat Rasulullah SAW gugur seketika, di antaranya adalah Mush’ab bin ‘Umair, sang duta agama. Termasuk Hamzah bin ‘Abdul Muthallib, paman tercinta. Rasulullah pun tidak luput menjadi target utama kafir Quraisy, hingga beliau menderita  luka-luka di bagian muka dan gigi beliau rontok. Tujuh orang gugur dari sembilan orang sahabat yang melindungi Rasulullah SAW, adapun dua orang yang tersisa yaitu Thalhah bin Ubaidillah dan Sa’ad bin Abi Waqqash bertahan melindungi Rasulullah SAW sampai putus beberapa jari mereka.

Pasukan Muslim harus menderita kekalahan yang memilukan akibat kemaksiatan yang dilakukan oleh sekelompok pasukan pemanah dari pasukan kaum Muslimin.

Kejadian ini diberitahukan oleh Allah SWT dalam surat al-Baqarah ayat 152 yang artinya, “Dan sesungguhnya Allah telah memenuhi janjiNya kepada kamu, ketika kamu membunuh mereka dengan izinNya sampai pada saat kamu lemah dan berselisih dalam urusan itu dan bermaksiat (mendurhakai perintah Rasul) sesudah Allah memperlihatkan kepadamu apa yang kamu sukai. Di antaramu ada orang yang menghendaki dunia dan di antara kamu ada orang yang menghendaki akhirat”.

Pasukan pemanah bermaksiat atas kedurhakaannya terhadap perintah Rasulullah yaitu agar tetap berjaga di atas bukit. Mereka lalai akibat keindahan dunia yang ada di depan mata berupa ghanimah yang ditinggalkan pasukan kafir Quraisy.

Kemaksiatan ini sangat berdampak terhadap jamaah pasukan kaum Muslimin. Dan patut diperhatikan bahwa jumlah dari pasukan pemanah ini hanya 5,7% dari keseluruhan pasukan kaum Muslim yang totalnya 700 orang yaitu 40 orang saja. Kemaksiatan itu dilakukan oleh hanya sebagian kecil individu, tetapi dampaknya sangat besar akan kehidupan berjamaah yang melingkupinya.

Dosa dan kesalahan yang diperbuat oleh afraad  sebuah komunitas dakwah, ternyata berpengaruh nyata pada eksistensi komunitas tersebut. Bahkan apabila maksiat tersebut berupa kemaksiatan pribadi yang tidak ada sangkut-pautnya dengan urusan jamaah, termasuk kemaksiatan batin yang tidak terlihat seperti penyakit-penyakit hati yang bersarang di dalam dada para pengemban dakwah.

Perang Hunain dapat menjadi rujukan bagaimana kemaksiatan yang tidak tampak bisa berpengaruh terhadap jamaah. Kaum Muslimin mengalami kekalahan dalam perang ini akibat munculnya kebanggaan pada diri sebagian pasukan. Pasukan kaum Muslimin memiliki jumlah pasukan dan senjata yang lebih baik dibandingkan perang-perang sebelumnya, namun justru mengalami kekalahan di dalam perang ini.

Allah SWT memberitahukan pada kita bahwa kemaksiatan sekecil apapun akan menimbulkan malapetaka bagi jamaah. Maka, menjadi keharusan bagi para pengemban dakwah untuk selalu meminimalisir kemaksiatan. Bahkan kita harus lebih waspada dengan kemaksiatan yang tidak tampak seperti riya, ujub, iri, dengki, sombong, dan cinta kekuasaan. Bisa jadi ini lebih berbahaya dibandingkan dengan kemaksiatan lahir karena penyakit ini seringkali tidak disadari oleh penderitanya.

Mendeteksi penyakit batin ini memang bukan pekerjaan yang gampang. Sehingga, hendaknya kita senantiasa membersihkan hati masing-masing dan berusaha pula untuk membersihkan hati saudara-saudara yang lainnya dengan berbagai macam sarana yang disyariatkan Islam.

Obat dan perlindungan yang paling efektif yaitu dengan menjadi orang yang taat kepada Allah dan senantiasa membersihkan hati serta anggota badan dari segala perkara syubhat dan dosa-dosa kecil, apalagi dosa besar, baik yang lahir maupun yang batin.

Untuk itu agar bisa menjadi orang yang taat kepada Allah kita harus mengkaji Islam dan berteman dengan orang-orang yang akan membawa diri pada ketaatan kepada Allah. Mengkaji Islam agar bisa mengetahui mana perkara syubhat, mana perkara yang mubah, dan sebagainya. Dan terpenting adalah agar dapat menjalankan perkara wajib kita sebagai umat Muslim yaitu berdakwah pada Islam.

Wallahu a’lam

Disarikan dari:

Buku “Pesan-pesan Menggugah untuk Pengemban Dakwah” (Bab : 18, hal. 94-97) oleh Najih Ibrahim.

http://manhajuna.com/ implikasi-kemaksiatan-pribadi-dalam-kehidupan-berjamaah/

Membaca Al-Quran bagi Wanita Haid

Para ulama berbeda pendapat mengenai kebolehan mengenai muslimah yang sedang haid membaca al-Quran.

kitab-suci-alquran-ilustrasi-_121210192530-935

Asy-Syaikh al-Alim Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah Amir Hizbut Tahrir telah memberikan penjelasan seputar hukum syara’ wanita haid membaca al-Quran.

Para fukaha berbeda pendapat mengenai hukum wanita haid membaca al-Quran secara lisan dari hafalan. Di antara mereka ada yang mengharamkannya dan ada yang membolehkannya. Sementara itu, menurut Syaikh Atha’ yang rajih adalah bahwa wanita yang sedang haid  ketika membaca al-Quran tidak boleh melafazhkannya. Al-Hakim telah mengeluarkan di al-Mustadrak dari Sulaiman bin Harb dan Hafshin bin Amru bin Murrah dari Abdullah bin Salamah, ia berkata: kami menemui Ali ra, saya dan dua orang laki-laki… lalu Ali ra berkata:

“Rasulullah saw membuang hajat, membaca al-Quran, dan beliau memakan daging. Tidak ada yang menghalangi beliau dari membaca al-Quran sesuatu pun selain janabah.”

Al-Hakim berkata: “Ini hadits shahihu al-isnad.” Dan adz-Dzahabi menshahihkannya. Jelas dari hadits tersebut bahwa Rasul saw membaca al-Quran secara lisan dari hafalan kecuali jika beliau sedang junub. Artinya tidak boleh bagi orang yang sedang junub membaca al-Quran. Apa yang berlaku bagi orang yang sedang junub juga berlaku bagi wanita yang sedang haid dari sisi membaca al-Quran.

Rasulullah saw bersabda:

“Janganlah seseorang yang sedang haid dan jangan pula seseorang yang sedang junub membaca sesuatupun dari al-Quran.” (HR at-Tirmidzi)

Hadits ini meski ada kritik tentangnya, banyak fukaha yang mengambilnya. Pengharaman membaca al-Quran bagi orang yang sedang junub dan orang yang sedang haid telah dinyatakan di dalam hadits shahih.

Itulah dalil yang menjadikan pendapat bahwa wanita haid tidak boleh membaca al-Quran sebagai pendapat yang rajih.

Dalam hal menyentuh al-Quran, hukumnya bagi orang yang sedang junub dan wanita haid adalah tidak boleh. Hukumnya haram sesuai firman Allah SWT:

“Tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan.” (TQS al-Waqi’ah [56]: 79)

Hukumnya adalah haram bagi wanita haid menyentuh mushaf al-Quran dan membaca darinya.

Sedangkan membawa tablet atau ponsel yang memuat program al-Quran al-Karim, para fukaha telah membahas masalah tersebut. Yang rajih menurut Syaikh Atha’ adalah boleh membawa ponsel yang memuat program al-Quran al-Karim sebab itu tidak mengambil hukum mushaf. Fakta tersimpannya program al-Quran al-Karim di ponsel bukan seperti tulisan. Ponsel juga memuat program selain program al-Quran sehingga juga digunakan untuk urusan lainnya. Karena itu ponsel yang memuat program al-Quran tidak mengambil hukum mushaf.

Ketika program al-Quran itu dijalankan dan teks al-Quran muncul di layar.

Dalam keadaan ini maka teks yang tertulis itu mengambil hukum mushaf sebab hal itu termasuk tulisan teks. Haram menyentuh layar yang menambilkan teks al-Quran kecuali bagi orang yang suci, sebab posisinya seperti tulisan di atas kertas, lembaran dan kulit yang di atasnya tertulis mushaf. Jadi, tidak diperbolehkan membaca al-Quran pada ponsel yang menampilkan layar berisi teks al-Quran bagi orang yang sedang haid, begtu pula membawa ponsel tersebut dalam kondisi program al-Quran terbuka di layar ponsel.

Ponsel yang hanya memuat program al-Quran al-Karim dimana program itu dibuka di layar untuk dibaca. Ponsel tersebut tidak digunakan kecuali untuk membaca al-Quran saja dan di dalamnya tidak ada program lainnya. Dalam keadaan ini maka ponsel itu tidak boleh dibawa oleh orang yang sedang junub dan wanita yang sedang haid.

Sumber: http://hizbut-tahrir.or.id/

Iklan Konservasi

Lomba Iklan Konservasi

Iklan Konservasi
Iklan Konservasi

Ada lomba iklan konservasi nih, yang diadakan oleh HIMABIO Universitas Andalas. Iklan konservasi merupakan salah satu lomba yang terdapat dalam  kegiatan tahunan HIMABIO UNAND yaitu LOBI LKTI 2015 dengan tema, “Secercah Pesan dari Alam untuk Bumi Lestari”. Bagi kamu yang suka video editing ayo ikuti lomba iklan konservasi yang berhadiah total puluhan juta rupiah. Buruan daftar sebelum pendaftarannya ditutup. Kunjungi website resmi LOBI LKTI 2015: lobilkti.wordpress.com. Berikut ketentuan dalam mengikuti lomba Iklan Konservasi:
Ketentuan

  • Iklan dikirimkan mulai 1 Februari 2015 s/d 21 Februari 2015.
  • Peserta adalah pelajar SMP / SMA Sederajat se-Indonesia.
  • Peserta merupakan tim, minimal 2 orang dan maksimal 8 orang.
  • Membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 50.000,- /iklan.
  • Mengisi formulir pendaftaran.
  • Melampirkan sinopsis iklan dalam kertas A4 minimal 2 lembar
  • Melampirkan screenshoot iklan ukuran postcard 5 buah.
  • Menyertakan biodata lengkap kru iklan.
  • Menyertakan copy file iklan serta softcopy screenshoot dalam 1 keping CD RW
  • Semuanya dimasukkan dalam amplop cokelat ukuran A4.
  • Dikirimkan ke Sekretariat HIMABIO FMIPA UNAND, Kampus Biologi Universitas Andalas, Limau Manih, Padang 25163 Senin-Jumat, pukul 09.00-16.00 WIB. Di bagian depan pada pojok kiri atas amplop dituliskan keterangan sebagai berikut:
  • HIMABIO FMIPA UNAND

    LIMAU MANIS PADANG 25163

    IKLAN KONSERVASI

    LOBI & LKTI 2015

    Ketentuan Iklan

    1. Iklan merupakan hasil karya sendiri (original dan belum pernah dipublikasikan atau dilombakan di instansi manapun). Hak cipta dan izin publikasi berada di tangan panitia.
    2. Melampirkan surat pernyataan bahwa karya bersifat original dan belum pernah dipublikasikan/dilombakan di instansi manapun disertai materai (contoh surat pernyataan terlampir).
    3. Iklan berisikan tentang konservasi hewan atau tumbuhan (isi iklan mengandung pesan konservasi).
    4. Durasi Iklan maksimal 1 menit (jika durasi melebihi ketentuan akan langsung gugur).
    5. Musik, gambar, dan materi lainnya harus mendapatkan izin penggunaan dari pemilik dengan izin Hak Cipta Karya. Jika tidak, cantumkan sumber materi pada credit title.
    6. Iklan diserahkan dalam bentuk CD RW, dengan format MP4 agar dapat diputar di Windows Media Player (Luar daerah dapat dikirimkan melalui e-mail panitia yang terlampir dengan format: Judul Iklan(spasi)Tahun Produksi(spasi)Nama Sekolah (spasi)LOBI LKTI 2015.
    7. Hak Cipta Karya Iklan tetap menjadi milik peserta. Panitia dapat menggunakannya sebagai arsip atau sarana publikasi.
    8. Pada keping CD dituliskan:

    IKLAN KONSERVASI LOBI dan LKTI 2015

    “JUDUL IKLAN”

    © TAHUN PRODUKSI

    SEKOLAH

    1. Iklan nantinya akan di upload ke channel Youtube Resmi LOBI dan LKTI 2015 untuk dinilai oleh penonton.
    2. Semua Iklan yang masuk dilakukan penyeleksian dan ditentukan 10 Iklan terbaik untuk disertakan ke babak final.
    3. Seluruh finalis Iklan terbaik akan diinformasikan pada tanggal 28 Februari 2015 secara online di Facebook, Twitter, dan Website resmi LOBI & LKTI 2015.
    4. Seluruh finalis Iklan terbaik akan ditayangkan ketika jam istirahat acara LOBI dan LKTI 2015 dan akan dilakukan voting oleh peserta LOBI dan LKTI 2015 serta dosen dan mahasiswa.
    5. Pengumuman 3 pemenang utama akan diinformasikan pada tanggal 9 Maret 2015   seiring dengan penutupan acara LOBI dan LKTI 2015.

    Update informasi lomba iklan konservasi:
    Pemenang 5 besar akan diumumkan pada 07 Maret 2015 pukul 24.00 WIB dan pemenang utama alias juara 1 akan diumumkan tanggal 09 Maret 2015 pukul 24.00 WIB.

    Einsten aja gak tau! Penyebab daging ikan berwarna putih dan lebih lunak

    Penjelasan ilmiah dari buku Einsten aja gak tau! Oleh Robert L. Wolke

    182503_e0f48552-fce8-11e3-8a3e-027c2523fab8

    Kali ini bikin postingan yang diambil dari catatan lama sejak SMA dulu. Masih ingat dulu dapat bacaan ini hasil dari minjam sama teman. Pas minjam bukunya masih kelihatan mengkilat dengan sampul plastiknya yang rapi, mwehe.. masih baru bro! Jangan-jangan aku yang perdana baca bukunya 😀 Kira-kira hampir sebulan buku itu ditanganku dan pas dikembalikan bukunya sudah agak lecek gitu, sedikit bersalah.. Gomennasai..

    Hmm..untuk memahami isi buku ini sepertinya butuh waktu lebih banyak, tidak seperti baca novel yang biasanya bisa tamat hanya dalam 1 hari 1 malam. Ya, ini sih karena seperti belajar lagi, walaupun bahasanya sudah dibuat lebih menarik tapi tetap aja masih banyak kata-kata yang sulit dipahami. Sadar karena untuk dapat memahami buku ini dengan cepat itu sulit, maka aku bela-belain untuk menyalin semua penjelasan-penjelasan ilmiah dalam buku ini ke dalam buku catatanku dalam bentuk ringkasan. Berikut ini adalah salah satu hasil dari resume dari catatanku yang ditambahkan sedikit penjelasan dari pikiran sendiri.

    Daging ikan berwarna putihPertanyaannya, kenapa daging ikan kebanyakan berwarna putih, padahal kebanyakan daging lain berwarna merah?? Dan kenapa daging ikan lebih lunak daripada hewan lain?

    Jaringan otot ikan pada dasarnya berbeda dengan kebanyakan hewan darat. Ikan berenang di dalam air bukanlah kegiatan yang terlalu berat bagi ikan, sehingga ototnya tidak berkembang seperti hewan lainnya. Otot ikan terutama terbentuk dari serat-serat yang dapat berkontraksi dengan cepat (otot terbentuk dari berkas-berkas serat), ototnya lebih pendek dan lebih tipis jika dibandingkan dengan otot hewan darat yang memiliki serat besar untuk kontraksi lambat. Ikan memerlukan otot yang dapat berkontraksi cepat untuk melakukan gerak menyentak cepat yang sangat bertenaga agar dapat kabur dari musuh-musuhnya.

    Daging ikan lebih lunak karena hidup dalam lingkungan yang pada dasarnya tanpa berat, sehingga tidak memerlukan jaringan pengikat-tulang rawan, tendon, ligamen, dan sebagainya yang diperlukan oleh kebanyakan makhluk lain untuk menyangga berbagai bagian tubuh dan mempersatukan semuanya dengan kerangka utama. Hal inilah yang menjadi salah satu penyebab daging ikan lebih lunak, karena daging ikan terdiri dari otot tanpa adanya jaringan liat yang sulit diuraikan.

    Dari penjelasan tersebut, kita tahu bahwa daging ikan begitu lunak sehingga disarankan agar memasak daging ikan tidak terlalu lama. Daging ikan dimasak hanya sampai semua proteinnya menggumpal dan berwarna pekat, sama seperti yang terjadi pada protein dalam putih telur. Daging tadi malah akan menjadi liat dan kering jika dimasak terlalu lama.

    Dari penjelasan ilmiah dari buku ini dijelaskan bahwa daging ikan berwarna putih karena ikan tidak memiliki banyak darah dan darahnya yang sedikit sebagian besar terdapat pada insang. Saat daging ikan dicuci, darahnya mudah habis tercuci, hal ini terkait lagi dengan aktivitas ototnya. Otot ikan tidak memerlukan myoglobin untuk cadangan oksigen karena ototnya hanya dirancang untuk kontraksi cepat dan singkat.

    Jadi berdasarkan penjelasan tersebut, penyebab daging berwarna kemerahan adalah karena adanya zat myoglobin. Zat myoglobin adalah zat pengikat oksigen yang oksigennya disimpan di dalam otot. Otot yang terdapat myoglobin menguntungkan bagi hewan yang biasanya melakukan gerakan yang memerlukan tenaga lebih banyak. Hewan yang semakin aktif bergerak memiliki kandungan myoglobin yang semakin banyak pula dalam ototnya. Oksigen diperlukan dalam otot sebagai penghasil energi untuk dapat melakukan kontraksi. Oleh sebab itu, daging ikan dapat menjadi lebih kemerahan jika ikan tersebut aktif bergerak dan tergolong pada ikan perenang aktif.

    10 Langkah untuk Melatih Kebiasaan Baik Menulis

    10 Kebiasaan Baik Menulis

    Menulis menjadi aktivitas yang menyenangkan jika telah menjadi kebiasaan. Saat sudah terbiasa menulis kita akan semakin terlatih dengan sendirinya. Berikut adalah kebiasaan menulis yang baik, yang mungkin dapat membantu melatih kebiasaan menulis yang baik dan meningkatkan kualitas penulisan kita.

    1. Ikut kompetisi menulis yang sesuai

    Ikuti saja setiap kompetisi menulis, dimulai dari kompetisi yang ringan. Hal ini dilakukan agar kita dapat mengetahui kualitas dari penulisan kita.

    menulis

    1. Tidak mengedit

    Setiap menulis kita hanya perlu menulis sampai naskahnya selesai, dan jangan mengedit tulisan jika belum selesai. Mengedit tulisan yang belum selesai hanya akan memperlambat kita dalam upaya menyelesaikan tulisan tersebut.

    1. Membiasakan diri menulis 10-30 menit setiap hari

    Jika terasa berat untuk membiasakan diri menulis 10-30 menit per hari dan merasa tidak memiliki cukup waktu maka untuk menulis sebuah buku menjadi sesuatu yang tidak mungkin.

    1. Pelajari teori penulisan

    Mempelajari teori penulisan dapat dilakukan dengan membaca buku-buku panduan kepenulisan, mengikuti kelas, sekolah, workshop menulis, dll. Kita juga dapat belajar tanpa mengeluarkan biaya dengan mengikuti kelas gratis atau men-download ebook-ebook menulis yang ada dimana-mana.

    1. Menulis 10-12 halaman naskah dari buku penulis favorit anda

    Melatih kebiasaan menulis dapat dilakukan dengan menyalin tulisan-tulisan penulis favorit kita di buku sendiri. Hal ini juga dapat melatih diri dalam memilih kata-kata yang bagus untuk ditulis.

    1. Menerima kritikan

    Jadi penulis itu tentu memiliki banyak pengkritik, pengganggu dan banyak godaannya yang macam-macam. Kita hanya perlu memilah-milah kritikan tersebut untuk dijadikan sebagai tips dalam memperbaiki karya kita. Jika ingin masuk industri kreatif, harus punya cukup mental untuk menghadapi semua gangguan.

    1. Jadi pembaca yang baik

    Sebelum jadi penulis, kita harus menjadi pembaca yang baik. Cermati, ikuti, kisahkan kembali, dan pahami gaya penulisannya.

    1. Gunakan kata-kata baru dengan kamus

    Menggunakan kosakata baru dalam menulis berarti kita telah memperkaya tulisan kita. Hindari pengulangan kata agar tulisan menjadi tidak membosankan, kecuali untuk memperoleh rima yang sesuai dan mendapatkan efek puitis.

    1. Fokus

    Setiap orang punya ide, apalagi yang memiliki niat untuk menjadi penulis. Menulis satu, belum selesai, loncat ke lainnya. Belum selesai lagi, loncat lagi ke yang lain akhirnya tidak ada yang selesai. Jadi pada intinya kita harus fokus, konsisten dan komitmen agar dapat menyelesaikan satu tulisan (Huaa..ini yang jadi penyakit kronis ni, susah fokus dan ini sangat bahaya L)

    1. Cari dukungan

    Hindari orang-orang yang tidak mensupport. Kita boleh berteman dengan siapa saja, tapi hati-hati dengan sejenis orang-orang yang meracuni pikiran dan mengatakan kita tidak mampu. Itu hanya membuat kita tidak mencapai apa-apa. Bergaul dengan orang yang semangat dan berpikir positif membuat kita menjadi lebih semangat lagi. (Ayo..ayo cari orang yang semangaat dan berpikir positif J )

    Sumber: Ari Kinoysan Tips 10 Kebiasaan Baik Dalam Menulis

    Tips kebiasaan baik dalam menulis juga masih ada nih, saya ambil dari blog kepenulisan yang saya ikuti. Secara umum tips yang dibagi hampir sama, intinya kita hanya perlu menulis dan menulis, jangan pedulikan tulisan kita itu jelek. Berikan penghargaan untuk diri sendiri jika berhasil mencapai target menulis yang diinginkan. Jangan mengedit tulisan sebelum tulisan tersebut benar-benar selesai. Pengeditan dilakukan hanyasetelah kita selesai menulis, dilakukan untuk memperbaiki kualitas tulisan kita.

    Guest Post ~ Daphne Gray-Grant

    (Sumber: http://theadventurouswriter.com/blogwriting/writing-habits-successful-writers-writing-coachs-tips/ )

    Inilah tips kepenulisannya:

    • Jadikan tujuan menulismu spesifik.

    Jangan hanya berpikir untuk menjadi “penulis yang lebih baik” (better writer). Targetkan menulis 150 kata per hari yang biasanya merupakan panjang kata dari sebuah email. Kamu bisa melakukannya, kan? Jika target menulis itu tercapai, dalam satu tahun maka kita berhasil menulis kata sebanyak 39.000 kata, yang merupakan panjang kata dari setengah buku. That’s half a book! Apabila kita menggandakan target penulisan menjadi 350 kata per hari maka total kata yang ditulis sama dengan total kata dalam satu buku. Itu berarti kita berhasil menulis satu buku dalam satu tahun.

    • Tulis tujuan dan rencanamu.

    Ini adalah salah satu kebiasan menulis yang paling efektif karena dapat membuat tujuanmu lebih konkrit dan jelas.

    • Review tujuan menulis setiap hari.

    I LOVE lists. Setiap pagi aku mulai dengan mendaftar 13 poin yang telah kulakukan. Aku merasa puas saat membuat setidaknya 13 centang, meskipun itu merupakan pekerjaan yang mudah. Melakukan hal ini dapat memberikan penyegaran.

    • Buat tujuanmu menjadi kecil dan mudah dikelola.

    Jika target menulis 150 kata per hari terlalu sulit, maka kurangi saja. Targetkan menjadi 75 kata. Target yang cukup sederhana, membuat kita lebih mudah mengerjakannya.

    • Menulis setiap hari.

    Menulis setiap hari menjadi tidak menyenangkan jika belum membiasakan diri. Enjoy saja. Aku melakukannya pertama kali tiap pagi setiap hari. Melakukan sesuatu yang kecil tapi teratur akan lebih bernilai daripada melakukan sesuatu yang besar tapi jarang dilakukan.

    • Be accountable to someone.

    Buat dirimu menjadi lebih berkomitmen dalam menulis misalnya dengan membuat sebuah blog, yang akan mendorongmu untuk tetap menulis. Jika kamu tidak bisa memikirkan hal lain, kamu bisa melakukan sasuatu yang lain yang benar-benar tidak kamu inginkan (saran: memberi donasi pada sebuah pesta politik yang tidak disukai) jika kamu gagal mencapai tujuan menulismu.

    • Ikuti sebuah gaya kepenulisan.

    Kamu adalah seorang penulis, bukan pencipta atau penemu (inventor). Temukan sebuah contoh gaya menulis yang benar-benar kamu sukai. Jika ingin menulis buku, carilah sebuah buku. Salin sebuah cerita, postingan blog atau majalah artikel, kemudian pelajari apa yang telah dilakukan penulis dan salin teknik atau cara menulisnya (teknik menulis – bukan penyusunan kata-katanya).

    • Beri reward untuk diri sendiri.

    Saat mencapai target menulis maka berikanlah penghargaan untuk diri sendiri, secara teratur – sekurang-kurangnya sekali dalam sebulan.

    • Jangan mengedit saat menulis.

    Selesaikan terlebih dahulu tulisan tersebut sebelum melakukan pengeditan.

    • Mulai dengan mind map.

    Aku sudah menulis dan menghabiskan banyak waktu untuk membuat outline yang superior dengan menggunakan mind map.

    Daphne Gray-Grant is a writing and editing coach and the author of the popular book 8½ Steps to Writing Faster, Better. She offers a brief and free weekly newsletter on her website. Gray-Grant also contributed Tips for Avoiding Writer’s Burnout and 5 Ways to Salvage Writing Disasters, here on Quips & Tips for Successful Writers.

    MIKROBIOLOGI: JAMUR (FUNGI)

     

    FUNGI (CENDAWAN = MYCOTA)

    A. Pengertian Fungi

    Fungi merupakan organisme eukariot heterotrof yang memerlukan senyawa organik untuk nutrisinya yang bersifat uniseluler maupun multiseluler. Nama yang diberikan untuk cendawan berasal dari wakilnya yang mencolok, yaitu cendawan topi (Yunani): mykes, latin: fungus) (Schlegel dan Schmidt, 1994). Fungus berarti tumbuh dengan subur. Istilah ini selanjutnya ditujukan kepada jamur yang memiliki tubuh buah serta tumbuh atau muncul di atas tanah atau pepohonan (Tjitrosoepomo, 1991). Ilmu yang mempelajari tentang jamur disebut mikologi (Mycota = mykes, logos = ilmu).
    Jamur adalah eukariota yang mencerna makanan secara eksternal dan menyerap nutrisi secara langsung melalui dinding sel-nya. Jamur adalah heterotrof dan, menyerupai hewan, yaitu memperoleh karbon dan energi dari organisme lain. Beberapa jamur mendapatkan nutrisi mereka dari host hidup (tanaman atau hewan) dan disebut biotrophs; yang lain mendapatkan nutrisi dari tanaman mati atau hewan dan disebut saprotrophs (saprophytes, saprob). Beberapa jamur menginfeksi host hidup, tetapi membunuh sel inang untuk mendapatkan nutrisi mereka; ini disebut necrotrophs (Carris et al., 2012).

    B. Ciri-Ciri Jamur

    Organisme yang disebut jamur bersifat heterotrof, dinding sel spora mengandung kitin, tidak berplastid, tidak berfotosintesis, tidak bersifat fagotrof, umumnya memiliki hifa yang berdinding yang dapat berinti banyak (multinukleat), atau berinti tunggal (mononukleat), dan memperoleh nutrien dengan cara absorpsi (Gandjar, et al., 2006). Jamur mempunyai dua karakter yang sangat mirip dengan tumbuhan yaitu dinding sel yang sedikit keras dan organ reproduksi yang disebut spora. Dinding sel jamur terdiri atas selulosa dan kitin sebagai komponen yang dominan. Kitin adalah polimer dari gugus amino yang lebih memiliki karakteristik seperti tubuh serangga daripada tubuh tumbuhan. Spora jamur terutama spora yang diproduksi secara seksual berbeda dari spora tumbuhan tinggi secara penampakan (bentuk) dan metode produksinya (Alexopoulus dan Mimms, 1979).
    Di antara semua organisme, jamur adalah organisme yang paling banyak menghasilkan enzim yang bersifat degradatif yang menyerang secara langsung seluruh material oganik. Adanya enzim yang bersifat degradatif ini menjadikan jamur bagian yang sangat penting dalam mendaur ulang sampah-sampah alam, dan sebagai dekomposer dalam siklus biogeokimia (Mc-Kane, 1996). Menurut Alexopoulus dan Mimms (1979), beberapa karakteristik umum dari jamur yaitu: jamur merupakan organisme yang tidak memiliki klorofil sehingga cara hidupnya sebagai parasit atau saprofit. Tubuh terdiri dari benang yang bercabang-cabang disebut hifa, kumpulan hifa disebut miselium, berkembang biak secara aseksual dan seksual.
    Reproduksi secara aseksual pada jamur dapat terjadi dengan beberapa cara yaitu dengan fragmentasi miselium, pembelahan (fission) dari sel-sel somatik menjadi sel-sel anakan. Tunas (budding) dari sel-sel somatik atau spora, tiap tunas membentuk individu baru, pembentukan spora aseksual, tiap spora akan berkecambah membentuk hifa yang selanjutnya berkembang menjadi miselium (Pelczar dan Chan, 1986). Reproduksi secara seksual melibatkan peleburan dua inti sel yang kompatibel. Proses reproduksi secara seksual terdiri dari tiga fase yaitu plasmogami, kariogami dan meiosis. Plasmogami merupakan proses penyatuan antara dua protoplasma yang segera diikuti oleh proses kariogami (persatuan antara dua inti). Fase meiosis menempati fase terakhir sebelum terbentuk spora. Pada fase tersebut dihasilkan masing-masing sel dengan kromosom yang bersifat haploid (Alexopoulus dan Mimms, 1979).
    Jamur bersifat heterotrof artinya tidak dapat menyusun atau mensintesis makanan sendiri. Jamur hidup dengan memperoleh makanan dari organisme lain atau dari materi organik yang sudah mati. Berdasarkan cara pengambilan makanannya jamur terbagi menjadi :

    1. Jamur Saprofit

    Jamur saprofit menghasilkan bermacam-macam enzim ekstraseluler yang bisa mendegradasi kebanyakan makromolekul alam. Kebanyakan jamur saprofit berperan sebagai dekomposer yang penting dalam siklus biogeokimia. Jamur berperan sebagai organisme awal yang mendegradasi kayu. Hal ini disebabkan, dengan eksepsi dari sedikit bakteri hanya jamur yang mampu memecah lignin. Lignin mengisi ± 25% dari materia yang terdapat di hutan. Selain itu mereka juga mencerna material hewan mati (Mc-Kane, 1996).

    1. Jamur Parasit

    Banyak sekali penyakit tumbuhan yang disebabkan oleh jamur, dan penyakit tersebut mempengaruhi pertumbuhan tanaman sehingga tanaman menjadi sakit, bahkan mati. Jamur-jamur parasit ini juga menyerang tanaman pertanian dan menyebabkan tanaman tersebut rusak, dan bisa menyebabkan gagal panen. Jamur parasit umumnya hidup (menyerang) pada inang yang spesifik. Selain itu jamur parasit adalah faktor utama yang memperpendek usia penyimpanan bahan pangan dan makanan di dunia, terkecuali jika diawetkan (Pacioni, 1981).

    1. Asosiasi Mutualistik

    Banyak jamur yang terlibat hubungan yang sukses dengan serangga dan tumbuhan, mereka berpartner yang saling menguntungkan, sebuah fenomena yang disebut mutualisme. Kira-kira 10% dari seluruh jenis fungi yang diketahui adalah anggota dari asosiasi mutualistik yang disebut lichens. Lichens tersusun dari jamur dan algea dan cynobakter. Jamur juga membentuk asosiasi mutualisme yang bermanfaat dengan akar tanaman, membentuk mikoriza. Jamur ini mengkoloni buluh akar dan berfungsi memperluas permukan sentuh antara akar tumbuhan dengan permukaan tanah. Mikoriza mempengaruhi kemampuan tumbuhan untuk menyerap air dan nutrien dari tanah, dan meningkatkan aktifitas metabolisme tumbuhan, angka pertumbuhan, dan peningkatan hasil (Mc-Kane, 1996).
    Fungi bersifat khemoorganotrof dan memperoleh nutrisinya secara absorpsi dengan bantuan enzim ekstraseluler untuk memecah biomolekul kompleks seperti karbohidrat, protein, dan lemak menjadi monomernya yang akan diasimilasi menjadi sumber karbon dan energi (Madigan et al., 2012). Bahan makanan ini akan diurai dengan bantuan enzim yang diproduksi oleh hifa menjadi senyawa yang dapat diserap dan digunakan untuk tumbuh dan berkembang (Sinaga, 2000). Penyerapan makanan dilakukan oleh hifa yang terdapat pada permukaan tubuh fungi (Lockwood, 2011).

    C. Struktur Tubuh Jamur

    Berdasarkan struktur dasarnya, fungi dibagi menjadi 3 kelompok yaitu khamir (yeast), kapang (mold) dan cendawan (mushroom).

    • Khamir (Yeast)

    Yeast merupakan sel tunggal (uniseluler) yang membentuk tunas dan pseudohifa (Webster dan Weber, 2007).  Hifanya panjang, dapat bersepta atau tidak bersepta dan tumbuh di miselium. Yeast memiliki ciri khusus bereproduksi secara aseksual dengan cara pelepasan sel tunas dari sel induk. Beberapa khamir dapat bereproduksi secara seksual dengan membentuk aski atau basidia dan dikelompokkan ke dalam Ascomycota dan Basidiomycota. Dinding sel yeast adalah struktur yang kompleks dan dinamis dan berfungsi dalam menanggapi perubahan lingkungan yang berbeda selama siklus hidupnya (Hoog et al., 2007). Sel khamir biasanya berbentuk telur, beberapa memanjang atau bentuk bola. Khamir tidak dilengkapi flagelum atau organ penggerak lainnya.

    • Kapang (mold)

    Kapang  adalah jenis lain dari fungi, sebagian besar memiliki tekstur yang tidak jelas  dan biasanya ditemukan pada permukaan makanan yang membusuk atau hangat, dan tempat-tempat lembab. Sebagian besar kapang berreproduksi  secara aseksual, tetapi ada beberapa spesies yang bereproduksi secara seksual dengan menyatukan dua jenis sel untuk membentuk zigot dengan produk uniselular sel  (Viegas, 2004). Talusnya terdiri dari filamen panjang yang bergabung bersama membentuk hifa. Hifa dapat tumbuh banyak sekali, hifa fungi tunggal di oregon dapat mencapai 3,5 mm. Sebagian besar kapang, hifanya bersepta dan bersifat uniseluler. Hifanya disebut hifa bersepta. Pada beberapa kelas fungi, hifanya tidak bersepta dan di sepanjang selnya terdapat banyak nukleus yang disebut coenocytic hyphae.

    • Cendawan (Mushroom)

    Cendawan merupakan salah satu kelompok dalam phylum fungi yang biasa disebut dengan mushroom. Cendawan (mushroom) adalah fungi makroskopis yang memiliki tubuh buah dan sering digunakan untuk konsumsi. Cendawan memiliki bagian yang disebut dengan tubuh buah. Tubuh buah tersebut terdiri dari holdfast atau bagian yang menempel pada substrat, lamella, dan pileus (Dwidjoseputro, 1994). Menurut Schlegel dan Schmidt (1994), cendawan merupakan organisme yang berinti, mampu menghasilkan spora, tidak mempunyai klorofil karena itu jamur mengambil nutrisi secara absorbsi. Pada umumnya bereproduksi secara seksual dan aseksual, struktur somatiknya terdiri dari filamen yang bercabang-cabang. Cendawan memiliki dinding sel yang terdiri atas kitin atau selulosa ataupun keduanya.

    Tubuh fungi secara umum terdiri dari:

    1. Hifa

    Fungi secara morfologi tersusun atas hifa. Dinding sel hifa bebentuk tabung yang dikelilingi oleh membran sitoplasma dan biasanya berseptat. Fungi yang tidak berseptat dan bersifat vegetatif biasanya memiliki banyak inti sel yang tersebar di dalam sitoplasmanya. Fungi seperti ini disebut dengan fungi coenocytic, sedangkan fungi yang berseptat disebut monocytic (Madigan et al., 2012).
    Kumpulan hifa akan bersatu dan bergerak menembus permukaan fungi yang disebut miselium. Hifa dapat berbentuk menjalar atau menegak. Biasanya hifa yang menegak menghasilkan alat perkembangbiakan yang disebut spora. Septa pada umumnya memiliki pori yang sangat besar agar ribosom dan mitokondria dan bahkan nukleus dapat mengalir dari satu sel ke sel yang lain. Miselium fungi tumbuh dengan cepat, bertambah satu kilometer setiap hari. Fungi merupakan organisme yang tidak bergerak, akan tetapi miselium mengatasi ketidakmampuan bergerak itu dengan menjulurkan ujung-ujung hifanya denagan cepat ke tempat yang baru (Campbell et al., 2010).
    Pada ujung batang hifa mengandung spora aseksual yang disebut konidia. Konidia tersebut berwarna hitam, biru kehijauan, merah, kuning, dan cokelat. Konidia yang menempel pada ujung hifa seperti serbuk dan dapat menyebar ke tanah dengan bantuan angin. Beberapa fungi yang makroskopis memiliki struktur yang disebut tubuh buah dan mengandung spora. Spora tersebut juga dapat menyebar dengan bantuan angin, hewan, dan air (Madigan et al., 2012). Kavanagh (2011) melaporkan bahwa sebagian besar hifa pada yeast berbentuk lembaran, seperti pada Cythridomycetes dan Sacharomyces cerreviceae. Hifa mengandung struktur akar seperti rhizoid yang berguna sebagai sumber daya nutrisi.
    Hifa dapat dijadikan sebagai ciri taksonomi pada fungi. Beberapa jenis fungi ada yang memiliki hifa berseptat dan ada yang tidak. Oomycota dan Zygomycota merupakan jenis fungi yang memiliki hifa tidak berseptat, dengan nuklei yang tersebar di sitoplasma. Berbeda dengan kedua jenis tersebut, Ascomycota dan Basidiomycota berasosiasi aseksual dengan hifa berseptat yang memiliki satu atau dua nuklei pada masing-masing segmen (Webster dan Weber, 2007).
    Hifa yang tidak bersepta disebut hifa senositik, memiliki sel yang panjang sehingga sitoplasma dan organel-organelnya dapat bergerak bebas dari satu daerah ke daerah lainnya dan setiap elemen hifa dapat memiliki beberapa nukleus. Hifa juga dapat diklasifikasikan berdasarkan fungsinya. Hifa vegetatif (miselia), bertanggungjawab terhadap jumlah pertumbuhan yang terlihat di permukaan substrat dan mempenetrasinya untuk mencerna dan menyerap nutrisi. Selama perkembangan koloni fungi, hifa vegetatif berkembang menjadi reproduktif atau hifa fertil yang merupakan cabang dari miselium vegetatif. Hifa inilah yang bertanggungjawab terhadap produksi tubuh reproduktif fungi yaitu spora (Campbell et al., 2010).
    Hifa tersusun dari dinding sel luar dan lumen dalam yang mengandung sitosol dan organel lain. Membran plasma di sekitar sitoplasma mengelilingi sitoplasma. Filamen dari hifa menghasilkan daerah permukaan yang relatif luas terhadap volume sitoplasma, yang memungkinkan terjadinya absorpsi nutrien (Willey et al., 2009).

    2. Dinding Sel

    Sebagian besar dinding sel fungi mengandung khitin, yang merupakan polimer glukosa derivatif dari N-acetylglucosamine. Khitin tersusun pada dinding sel dalam bentuk ikatan mikrofibrillar yang dapat memperkuat dan mempertebal dinding sel. Beberapa polisakarida lainnya, seperti manann, galaktosan, maupun selulosa dapat menggantikan khitin pada dinding sel fungi. Selain khitin, penyusun dinding sel fungi juga terdiri dari 80-90% polisakarida, protein, lemak, polifosfat, dan ion anorganik yang dapat mempererat ikatan antar matriks pada dinding sel (Madigan et al., 2012). Dinding sel fungi juga tersusun oleh fosfolipid bilayer yang mengandung protein globular. Lapisan tersebut berfungsi sebagai tempat masuknya nutrisi, tempat keluarnya senyawa metabolit sel, dan sebagai penghalang selektif pada proses translokasi. Komponen lain yang menyusun dinding sel fungi adalah antigenik glikoprotein dan aglutinan, senyawa melanins berwarna coklat berfungsi sebagai pigmen hitam. Pigmen tersebut bersifat resisten terhadap enzim lisis, memberikan kekuatan mekanik dan melindungi sel dari sinar UV, radiasi matahari dan pengeringan) (Kavanagh, 2011).

    3. Nukleus

    Nukleus atau inti sel fungi bersifat haploid, memiliki ukuran 1-3 mm, di dalamnya terdapat 3 – 40 kromosom. Membrannya terus berkembang selama pembelahan Nuclear associated organelles (NAOs). Terkait dengan selubung inti, berfungsi sebagai pusat-pusat pengorganisasian mikrotubula selama mitosis dan meiosis. Nucleus pada fungi juga mempengaruhi kerja kutub benang spindel dan sentriol.

    4. Organel-organel Sel Lainnya

    Fungi memiliki mitokondria yang bentuknya rata atau flat seperti krista mitokondria. Badan golgi terdiri dari elemen tunggal saluran cisternal. Pada struktur sel fungi juga memiliki ribosom, retikulum endoplasma, vakuola, badan lipid, glikogen partikel penyimpanan, badan mikro, mikrotubulus, vesikel.

    D. Cara Reproduksi Jamur

    Secara alamiah jamur dapat berkembang biak dengan dua cara, yaitu secara aseksual dan seksual. Reproduksi secara aseksual dapat terjadi dengan beberapa cara yaitu dengan fragmentasi miselium, pembelahan (fission) dari sel-sel somatik menjadi sel-sel anakan. Tunas (budding) dari sel-sel somatik atau spora, tiap tunas membentuk individu baru, pembentukan spora aseksual, tiap spora akan berkecambah membentuk hifa yang selanjutnya berkembang menjadi miselium (Pelczar dan Chan, 1986).
    Reproduksi secara seksual melibatkan peleburan dua inti sel yang kompatibel. Proses reproduksi secara seksual terdiri dari tiga fase yaitu plasmogami, kariogami dan meiosis. Plasmogami merupakan proses penyatuan antara dua protoplasma yang segera diikuti oleh proses kariogami (persatuan antara dua inti). Fase meiosis menempati fase terakhir sebelum terbentuk spora. Pada fase tersebut dihasilkan masing-masing sel dengan kromosom yang bersifat haploid (Alexopoulus dan Mimms, 1979).
    Carris et al. (2012) menyatakan bahwa jamur umumnya berkembang biak dengan pembentukan spora. Sebuah spora adalah unit kelangsungan hidup atau persebaran diri, yang terdiri dari satu atau beberapa sel, yang mampu berkecambah untuk menghasilkan hifa baru. Tidak seperti bibit tanaman, spora jamur kekurangan embrio, tetapi mengandung cadangan makanan yang dibutuhkan untuk perkecambahan. Banyak jamur menghasilkan lebih dari satu jenis spora sebagai bagian dari siklus hidup mereka. Spora jamur dapat dibentuk melalui proses aseksual hanya melibatkan mitosis (mitospora), atau melalui proses seksual yang melibatkan meiosis (meiospora). Banyak jamur dapat berkembang biak dengan baik proses seksual dan aseksual.

    1. Meiospora

    Contoh spora meiospora yang merupakan produk dari meiosis yaitu ascospora dan basidiospora. Ascospora terbentuk di dalam struktur seperti kantung yang disebut ascus. Ascus mulai keluar sebagai kantung sitoplasma dan inti, dan dengan proses yang disebut “pembentukan sel bebas” (Kirk et al. 2008) dinding sel membentuk de novo sekitar masing-masing inti dan sekitarnya sitoplasma untuk membentuk askospora (biasanya delapan per ascus). Ascospora bervariasi dalam ukuran, bentuk, warna, pembentukan sekat, dan ornamen antara taksa. Basidiospora terbentuk pada basidium dan biasanya bersel satu dengan satu atau dua inti haploid. Basidiospora bervariasi dalam ukuran, warna dan ornamen tergantung pada kelompok taksonomi. Informasi lebih lanjut tentang penyebaran ascospora dan basidiospora dapat ditemukan di bawah.

    2. Mitospora

    Contoh mitospora adalah konidia, sporangiospora, dan zoospora, yang dibentuk oleh anggota filum Ascomycota, Zygomycota, dan Chytridiomycota, masing-masing. Tipe lain dari propagul aseksual dihasilkan oleh jamur dalam beberapa filum yang berbeda adalah chlamydospore tersebut.

    • Konidia

    Konidia terbentuk dari modifikasi hifa atau sel conidiogenous sel jamur yang telah berdiferensiasi. Sel Conidiogenous dapat dibentuk secara tunggal pada hifa, pada permukaan struktur hifa agregat, atau dalam berbagai jenis tubuh buah. Tubuh buah dalam yang konidia terbentuk adalah piknidia dan acervuli. Sporodochia dan synnemata adalah contoh tubuh buah yang konidia terbentuk. Konidia yang diproduksi terutama oleh Ascomycota, meskipun beberapa Basidiomycota mampu menghasilkan mereka juga.

    • Sporangiospora

    Sporangiospora propagul aseksual terbentuk di dalam sporangium bulat atau silinder dengan proses yang melibatkan pembelahan sitoplasma. Sporangiospora berdinding tipis, bersel satu, hialin atau pucat berwarna, dan biasanya bulat atau ellipsoid dalam bentuk. Satu sampai 50.000 sporangiospora dapat dibentuk dalam sporangium tunggal. Ketika dewasa, sporangiospora yang dirilis oleh kerusakan pada dinding sporangial, atau seluruh sporangium dapat tersebar sebagai satu unit. Sporangiospora diproduksi oleh jamur filum Chytridiomycota dan Zygomycota.

    1. Zoospora

    Zoospora adalah mikroskopis, propagul motil, kira-kira. 2 sampai 14 pM panjang dan 2 sampai 6 pM diameter yang tidak memiliki dinding sel dan ditandai dengan memiliki satu atau lebih flagella. Flagela berdiameter ~ 0. 25 m dan panjang sampai 50 m. Zoospora yang dihasilkan oleh kelompok Jamur sejati (Chytridiomycota), dan oleh organisme jamur-seperti di Straminipila dan beberapa jamur lendir. Lamanya waktu zoospora mampu berenang ditentukan oleh endogen energi cadangan-zoospora mereka tidak dapat memperoleh makanan dari sumber-dan eksternal kondisi lingkungan. Zoospora mungkin menunjukkan gerakan kemotaksis dalam menanggapi gradien kimia, seperti eksudat akar. Pada akhir fase motil, zoospora mengalami proses yang disebut encystment dan menghasilkan dinding sel. Zoospora yang encysted, disebut kista, mungkin berkecambah langsung oleh pembentukan tabung kuman, atau tidak langsung dengan munculnya zoospora lain.
    Zoospora yang terbentuk di dalam struktur kantung-seperti yang disebut zoosporangium dengan proses yang melibatkan mitosis dan sitoplasma belahan dada-sama dengan pembentukan sporangiospora di sporangia. Tergantung pada kelompok taksonomi, zoospora muncul dari zoosporangium melalui kerusakan pada dinding zoosporangial, melalui lubang preformed di dinding ditutupi dengan topi yang disebut operkulum yang membalik kembali, atau dengan sebuah plug agar-agar yang larut

    • Chlamydospora

    Chamydospora adalah propagul hidup terbentuk dari sel hifa yang ada atau Konidium yang mengembangkan dinding menebal dan sitoplasma dikemas dengan cadangan lipid. Dinding sel yang menebal dapat berpigmen atau hialin, dan chlamydospora berkembang sendiri-sendiri atau dalam kelompok, tergantung pada jamur. Chlamydospora secara pasif tersebar, dalam kebanyakan kasus ketika miselium rusak. Chlamydospora dibentuk oleh berbagai kelompok jamur dan sering ditemukan dalam budaya penuaan.

    • Sclerotia

    Sclerotia (Sclerotium) adalah agregasi kompak hifa dibedakan menjadi kulit terluar, kulit berpigmen, dan massa dalam sel hialin disebut medulla a. Sclerotia mengandung cadangan makanan, dan merupakan jenis hidup propagul yang dihasilkan oleh sejumlah jamur di filum Ascomycota Basidiomycota dan; di beberapa jamur, seperti Rhizoctonia solani, mereka adalah satu-satunya jenis propagul diproduksi, sedangkan pada jamur Claviceps purpurea seperti dan Sclerotinia sclerotiorum, mereka musim dingin, tungau struktur yang dapat berkecambah secara langsung, atau menimbulkan struktur di mana meiospora terbentuk.

    E. Klasifikasi Jamur

    Mc. Kane (1996) mengatakan setiap fungi tercakup di dalam satu kategori taksonomi, dibedakan atas tipe spora, morfologi hifa, dan siklus seksualnya. Kelompok-kelompok ini adalah : Oomycetes, Zygomycetes, Ascomycetes, Basidiomycetes, dan Deuteromycetes. Kecuali Deuteromycetes semua fungi menghasilkan spora seksual. Berikut tabel untuk membedakan lima kelompok fungi.
    Menurut Maligan et al. (2012), fungi secara filogenetik dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu chytridiomycetes, zygomycetes, glomeromycetes, ascomycetes, dan basidiomycetes. Pembagian kelompok tersebut berdasarkan cara reproduksi.

    1. Chytridiomycota

    “Chytrids” adalah sekelompok kecil jamur dengan sekitar 900 spesies yang telah teridentifikasi terdapat di berbagai habitat air dan darat di seluruh dunia. Fitur yang dimiliki oleh semua anggota filum ini adalah pembentukan zoospora dengan satu posterior diarahkan, flagela whiplash. Beberapa chytrids adalah patogen tanaman ekonomis penting, seperti, Synchytrium endobioticum, yang menyebabkan penyakit kutil hitam kentang, yang lain adalah vektor virus tanaman (Olpidium), namun sebagian besar saprofit yang menggunakan substrat seperti selulosa, kitin, dan keratin sebagai sumber makanan. Sebagaimana dicatat sebelumnya, chytrid katak (frog chytrid), Batrachochytrium dendrobatidis, telah terlibat sebagai faktor utama dalam penurunan populasi katak dan amfibi lain di seluruh dunia (Berger et al 1998;. Wake dan Vredenburg 2008)..

    2. Zygomycota

    Kelompok Zygomycetes terkadang disebut sebagai “jamur rendah” yang dicirikan dengan hifa yang tidak bersekat (coneocytic), dan berkembang biak secara aseksual dengan zigospora. Kebanyakan anggota kelompok ini adalah saprofit. Pilobolus, Mucor, Absidia, Phycomyces termasuk kelompok ini (Wallace, et al.,1986). Rhizopus nigricans adalah contoh dari anggota kelompok ini, berkembang biak juga melalui hifa yang koneositik dan juga berkonjugasi dengan hifa lain. Rhizopus nigricans juga mempunyai sporangiospora. Ketika sporangium pecah, sporangiospora tersebar, dan jika mereka jatuh pada medium yang cocok akan berkecambah dan tumbuh menjadi individu baru. Spora seksual pada kelompok jamur ini disebut zygospora (Tortora, et al., 2001). .

    3. Ascomycota

    Golongan jamur ini dicirikan dengan sporanya yang terletak di dalam kantung yang disebut askus. Askus adalah sel yang membesar, yang di dalamnya terbentuk spora yang disebut askuspora. Setiap askus biasanya menghasilkan 2-8 askospora (Dwidjoseputro, 1978). Kelas ini umumnya memiliki 2 stadium perkembangbiakan yaitu stadium askus atau stadium aseksual. Perkembangbiakan aseksual ascomycetes berlangsung dengan cara pembelahan, pertunasan, klamidospora, dan konidium tergantung kepada spesies dan keadaan sekitarnya (Sastrahidayat, 1998). Selain itu menurut Dwidjoseputro (1978), kebanyakan Ascomycetes mikroskopis, hanya sebagian kecil yang memiliki tubuh buah. Pada umumnya hifa terdiri atas sel-sel yang berinti banyak.

    4. Basidiomycota

    Basidiomycetes dicirikan memproduksi spora seksual yang disebut basidiospora. Kebanyakan anggota basiodiomycetes adalah cendawan, jamur payung dan cendawan berbentuk bola yang disebut jamur berdaging, yang spora seksualnya menyebar di udara dengan cara yang berbeda dari jamur berdaging lainnya. Struktur tersebut berkembang setelah fusi (penyatuan) dari dua hifa haploid hasil dari formasi sel dikaryotik. Sebuah sel yang memiliki kedua inti yang disumbangkan oleh sel yang kompatibel secara seksual. Sel-sel yang diploid membelah secara meiosis menghasilkan basidiospora yang haploid. Basidiospora dilepaskan dari cendawan, menyebar dan berkecambah menjadi hifa vegetatif yang haploid. Proses tersebut berlanjut terus (Mc-Kane, 1996).
    Kelas basiodiomycetes ditandai dengan adanya basidiokarp yang makroskopik kecuali yang hidup sebagai parasit pada daun dan pada bakal buah (Rahayu, 1994). Dwidjoseputro (1978) menerangkan bahwa karakteristik dari Basiodiomycetes antara lain kebanyakan makroskopik, sedikit yang mikroskopik. Basidium berisi 2-4 basiodiospora, masing-masing pada umumnya mempunyai inti satu. Diantara Basiodiomycetes ada yang berguna karena dapat dimakan, tetapi banyak juga yang merugikan karena merusak tumbuhan, kayu-kayu dan perabot rumah tangga. Selain itu tubuh Basidiomycetes terdiri dari hifa yang bersekat dan berkelompok padat menjadi semacam jaringan, dan tubuh buah menonjol daripada Ascomycetes. Misellium terdiri dari hifa dan sel-sel yang berinti satu hanya pada tahap tertentu saja terdapat hifa yang berinti dua. Pembiakan vegetatif dengan konidia.
    Pada umumnya tidak terdapat alat pembiakan generatif, sehingga lazimnya berlangsung somatogami. Anyaman hifa yang membentuk mendukung himenium disebut himenofore. Himenofore dapat berupa rigi-rigi, lamella, papan-papan dan dengan demikian menjadi sangat luas permukaan lapis himenium (Tjitrosoepomo, 1991).

    5. Glomeromycota

    Mikoriza arbuskula (AM) jamur, lama dianggap termasuk dalam Zygomycota, kini dimasukkan ke dalam filum yang berbeda, yaitu Glomeromycota (Shüβler et al. 2001). Glomeromycota adalah kelompok jamur kuno, yang dikenali dalam rekaman fosil setidaknya 400 juta tahun. Fungi AM merupakan bentuk obligat, asosiasi mutualistik, yang disebut endomycorrhizae, pada akar kebanyakan (~ 80%) tumbuhan vaskular. Hanya sejumlah kecil (~ 160) spesies diakui dalam filum. Salah satu fitur yang paling khas dari jamur ini adalah arbuscules yang bercabang banyak terbentuk di dalam sel-sel kortikal akar hostnya; arbuscules adalah titik pertukaran antara jamur dan tanaman, di mana karbohidrat yang dihasilkan oleh tanaman diperoleh oleh jamur, dan nitrogen, fosfor, dan mineral lainnya yang diperoleh oleh miselium jamur akan ditransfer ke tanaman. Jamur memperoleh sebanyak 20-40% dari fotosintat yang dihasilkan oleh tanaman. Beberapa jamur AM juga memproduksi struktur penyimpanan di dalam akar tanaman yang disebut vesikel. Jamur Endomycorrhizal menghasilkan jaringan hifa meluas ke luar akar (hifa extraradical). Hifa ekstraradikal berfungi untuk perpanjangan akar tanaman, peningkatan akses tanaman air dan tanah mineral, terutama fosfor dan nitrogen. Reproduksi jamur AM yaitu dengan spora yang berdinding tebal mulai dari ukuran 40-800 m dengan diameter, yang masing-masing dapat berisi ratusan atau ribuan inti. Spora dibentuk secara tunggal atau dalam kelompok, dan miselium jamur AM adalah coenocytic. Reproduksi seksual tidak diketahui terjadi dalam filum ini (Carris et al., 2012).

     

    DAFTAR PUSTAKA

    Alexopoulos, C.J.&C.W. Mims. 1979. Introductory Mycology. 3rd Edition. John Wiley & Sons. New York.

    Campbell, N.A.,J.B.Reece., 2010. Biology 8th Edition. Pearson Education,Inc. San Fransisco.

    Carris, L. M., C. R. Little, and C. M. Stiles. 2012. Introduction to Fungi. The Plant Health Instructor.

    Dwidjoseputro, D. 1978. Pengantar Mikologi. Edisi ke-2. Penerbit Alumni. Bandung.

    Dwidjoseputro, D.  1994.  Pengantar Mikologi.  Penerbit Alumni. Bandung

    Hoog, J.L., Schwartz C., Noon A.T., O’toole E.T., Mastronarde DN, McIntosh JR, Antony C. 2007. Organization Of Interphase Microtubules In Fission Yeast Analyzed By Electron Tomography. Dev Cell. 12(3): 349-61.

    Kavanagh, K. 2011. FUNGI: Biology and Application. Wiley Press. USA.

    Madigan, M.T., J.M. Martinko, D.A. Stahl, and D.P. Clark. 2012. Brock Biology of Microorganisms. Pearson Education, Inc., San Francisco.

    Schlegel, H.  G.  dan K.  Schmidt.  1994.  Mikrobiologi Umum.  UGM Press. Yogyakarta.

    Shüβler, A., D. Schwarzott, C. Walker. 2001. A New Fungal Phylum, The Glomeromycota: Phylogeny And Evolution. Mycological Research 105:1413-1421.

    Tjitrosoepomo, G. 2005. Taksonomi (Schizophyta, Thallophyta, Bryophyta, Pteridophyta). Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

    Viegas, J. 2004. Fungi and Mold. The Rosen Publishing Group. New York.

    Webster, J. and R. Weber. 2007. Introduction to Fungi. Cambridge University Press. New York.

    Willey J.M., L.M. Sherwood, C.J. Woolverton. 2009. Prescott’s Principles of Microbiology. McGraw-Hill International Edition.

    Mario Maurer – A Crazy Little Thing Called LOve

    Saat pertama kali nonton film Thailand, yang menjadi perhatian saat menonton adalah logat bicaranya ketimbang jalan ceritanya, karena logatnya yang masih asing di telinga danterdengar lucu dan . Waktu itu nonton film ini di laptop pamanku yang baru saja pulang dari rantau. Kesempatan ini tidak disia-siakan begitu saja untuk mengacak-acak isi laptop pamanku, wajar karena belum punya laptop sendiri. Akhirnya ketemulah sama film ini, filmnya lucu, sukses bikin ngakak ditambah dengan logat bahasanya yang kedengaran aneh…

    Ketika mulai menghayati film tersebut, barulah sadar pemeran cowoknya so cute… menurutku dibandingkan sama aktor Korea lebih ganteng lagi Mario Maurer ^_^ . Saat sudah mulai menikmati filmnya, eh ternyata file film ini rusak, belum nyampe setengahnya sudah tidak bisa lagi diputar.  Oh tidakk..sudah penasaran sama kelanjutan ceritanya, waktu itu ceritanya baru sampai ketika Nam menulis nama P’Shone menggunakan posisi bintang. Sayang sekali, dan karena penasarannya aku coba browsing tentang film ini dan baca sinopsisnya untuk tahu kelanjutan ceritanya. Walaupun tidak bisa nonton lagi setidaknya penasaran sama kelanjutan ceritanya sudah terobati…hhe

    Setelah sekian lama (lebay) kira-kira setelah mulai kuliah semester pertama, ketemulah sama teman yang punya film ini, sehingga bisa lanjut untuk nonton filmnya. Cerita film ini sangat bagus dan tidak membosankan, bikin ngakak dan juga sukses bikin nangis.

    Mario Maurer memang yang paling keren, paling cute, tapi bagaimanapun tetap tidak jadi idola, hanya sekedar  mengagumi Mario Maurer…. ^_^ *ingat drakor Pretty Boy, menurutku lebih pretty Mario Maurer. Ini foto-fotonya diambil dari film A Crazy Little Thing Called Love atau First Love

    Crazy Little Thing Called Love.mkv_000586640Lucu pas adegan ini
    Crazy Little Thing Called Love.mkv_000887880
    Matanya saat melihat Nam bikin hati meleleh..wkwkwk
    Crazy Little Thing Called Love.mkv_002714560
    suka lihat yang ini ^_^
    Crazy Little Thing Called Love.mkv_003826960
    tebar pesona ya.. 🙂
    Crazy Little Thing Called Love.mkv_006087600
    suka suka ini. suka melihatnya fokus dengan kameranya
    Crazy Little Thing Called Love.mkv_006155960
    Cute sekali…
    Crazy Little Thing Called Love.mkv_006194640
    Tetap cute
    Crazy Little Thing Called Love.mkv_006832840
    pas ketemu Nam pertama kali setelah 9 tahun tidak ketemu